Mendapat Pertolongan dan Mujizat Tanpa Doa
“Pergilah dari sini, berjalanlah ke timur dan bersembunyilah di tepi sungai Kerit di sebelah timur sungai Yordan.
Engkau dapat minum dari sungai itu, dan burung-burung gagak telah Kuperintahkan untuk memberi makan engkau di sana.”
Lalu ia pergi dan ia melakukan seperti firman TUHAN; ia pergi dan diam di tepi sungai Kerit di sebelah timur sungai Yordan.
Pada waktu pagi dan petang burung-burung gagak membawa roti dan daging kepadanya, dan ia minum dari sungai itu.
Tetapi sesudah beberapa waktu, sungai itu menjadi kering, sebab hujan tiada turun di negeri itu. – 1 Raja-raja 17:3-7
Doa seringkali dianggap sebagai kunci jawaban bagi segala masalah. Padahal dalam banyak kisah yang dicatat Alkitab, para nabi sering pendapat petunjuk dan perintah untuk melakukan sesuatu saat menghadapi suatu masalah. Ketika dilakukan, Tuhan menunjukkan kesetiaan, pemeliharaan dan kelepasanNya.
Elia perlu tinggal di tepi sungai Kerit untuk dipelihara pada saat kekeringan dan kelaparan yang ia nubuatkan. Setelah sungai Kerit kering, Tuhan menyuruhnya pergi ke Sarfat untuk bertemu dengan janda Sarfat. Ia harus berjalan jauh untuk mendapat pemeliharaanNya, sekaligus untuk meluputkan janda Sarfat dan anaknya dari kematian.
Elia memberi contoh ketaatan dan ketulusan hidup hamba Tuhan. Sikap janda Sarfat yang tidak memikirkan diri sendiri membuat mereka semua diluputkan dari kelaparan.